Berbagi Ilmu Fisika

Blog Archive

Text

Perguruan Tinggi Idaman Berparadigma Kompetensi


Dalam wacana yang pernah saya baca di salah satu surat harian kabar di Indonesia pada tahun 2009 memaparkan tentang pergeseran paradigma pendidikan tinggi di Indonesia. Dahulu, paradigma pendidikan pada umumnya perguruan tinggi kita berbasis keilmuan, tetapi sekarang bergeser menjadi berbasis kompetensi. Kenapa?

Indonesia telah memasuki suatu era yang cukup memprihatinkan, khususnya bidang pendidikan. Lulusan perguruan tinggi kita relatif tidak berguna. Ketika telah selesai menempuh kuliah di perguruan tinggi dan meraih gelar sarjana, lulusan kita banyak tidak bisa apa-apa. Pengangguran sangat banyak, sepertinya lulusan pendidikan tinggi tidak bisa berbuat sesuatu yang berarti bagi dirinya maupun lingkungannya. Bahkan banyak sarjana yang tidak tahu apa yang harus dilakukan. Sampai-sampai banyak ditemui di sekitar kita, calon-calon sarjana yang bukannya senang tetapi takut dan stress. Lalu, pendidikan selama kita di perguruan tinggi itu mendidik apa? Dan lebih tepatnya lagi perguruan tinggi bagaimana yang menjadi perguruan tinggi idaman?

Padahal pada tahun-tahun mendatang, antar negara tidak akan ada lagi batas. Lulusan dari mana pun bebas mau bekerja di mana saja. Lulusan perguruan tinggi Malaysia bisa bekerja di Indonesia, atau di negara mana saja. Begitu juga lulusan Indonesia bisa bersaing di negara mana pun. Yang menjadi pertanyaan, sudah cukup ber-kompeten-kah lulusan kita untuk bersaing dengan sarjana dari luar negeri?

Oleh karena itu, perguruan tinggi idaman menurut saya pribadi adalah perguruan tinggi yang mempunyai paradigma baru yaitu pendidikan berbasis kompetensi. Yaitu lulusan perguruan tinggi kita harus kompeten, mampu bersaing dengan lulusan dari negara mana pun, lulusan kita dapat diterima oleh pengguna karena memang sesuai dengan dunia kerja.

Masalahnya, apakah perguruan tinggi favorit di Indonesia telah peka dalam merespon fenomena pendidikan global ini? Hanya sedikit perguruan tinggi kita yang mengerti betapa penting lulusan yang kompeten di dunia kerja, termasuk perguruan tinggi negeri sekalipun.

Ada tiga hal penting yang harus diperhatikan dalam budaya akademik modern, yaitu dilihat segi input, proses, dan outputnya.
  1. Pertama, input yang bagus akan menghasilkan output yang bagus pula, dalam hal ini adalah kurikulumnya. Kurikulum program studi dari suatu perguruan tinggi idaman harus berbasis kompetensi dan silabus dari kurikulum tersebut harus terus dikaji apakah sudah sesuai dengan kebutuhan dunia kerja atau belum.
  2. Kedua, bagaimana menggunakan dan mengaplikasikan input di atas ke dalam suatu pembelajaran yang terkendali. Karena sebagus apapun kurikulum yang digunakan, jika prosesnya tidak baik maka outputnya pun akan tidak baik pula.
  3. Ketiga, standar output yang terjamin. Output lulusan dari suatu perguruan tinggi  idaman harus memiliki standar minimal agar lulusannya dapat bersaing dalam dunia kerja.
Menurut Soemarman (2006) dipaparkan tentang 11 profil kompetensi perguruan tinggi saat mahasiswanya lulus studi, yaitu:
  1. Menunjukkan kemampuan bertanggungjawab untuk tumbuhkembang, sebagai pribadi matang dan mandiri, dengan integritas dan komitmen dalam meraih keunggulan berbagai bidang.
  2. Menunjukkan kemampuan menyadari diri beserta kesanggupan dirinya (self-awarenes and self-accountable) dan lebih bebas/fleksibel serta orisinil dalam mengungkapkan diri.
  3. Menunjukkan kemampuan lebih sadar akan pertumbuhan rasa-perasaan dirinya (feelings and affection), dan terbuka untuk pilihan tanggungjawab kehidupan karirnya bersama orang lain.
  4. Menunjukkan pencapaian keunggulan intelektual-akademik menurut kompetensi inti akademik dan kecakapan-sikap umum.
  5. Menunjukkan kemampuan pencapaian keunggulan intelektual-akademik menurut kompetensi pengetahuan substantif.
  6. Menunjukkan kemampuan bertanggungjawab mengeksplorasi keyakinan-imannya sendiri.
  7. Menunjukkan kemampuan menghargai toleransi hidup beragama dan mengenali kekayaan pengalaman iman dalam kehidupan berbagai agama dan keyakinan.
  8. Menunjukkan kemampuan mengembangkan hidup doa dan akhlak-moral dalam kehidupan sosialnya.
  9. Menunjukkan kemampuan mengembangkan kepedulian dan kebersamaan dalam sikap maupun tindakan, dengan saling percaya, kerjasama saling membantu, dan membangun iklim damai yang mendukung peningkatan produktivitas tugas/kerja profesional.
  10. Menunjukkan kemampuan mengelola tugas/pekerjaan berbasis kematangan sosial yang cerdas-mandiri dan memiliki komitmen keadilan.
  11. Menunjukkan kemampuan berkomitmen untuk peduli kehidupan masyarakat dan membantu penegakkan keadilan.
Nah, andai saja perguruan-perguruan tinggi di Indonesia telah memiliki paradigma yang berbasis kompetensi dan dapat menghasilkan standar lulusan yang memenuhi 11 profil kompetensi di atas, maka apapun perguruan tingginya pasti akan menjadi perguruan tinggi idaman bagi setiap orang. Dan bagi para calon mahasiswa yang masih kebingungan perguruan tinggi favorit Indonesia yang berkompetensi, Universitas Islam Indonesia bisa menjadi salah satu alternatif pilhan anda. Karena kehidupan sebenarnya ialah dimulai ketika kita lulus dari suatu perguruan tinggi.

Daftar Pustaka
Soemarman, T. (2006). Profile Kompetensi Lulusan Perguruan Tinggi sebagai Standar Kompetensi Lulusan. Jurnal Pendidikan.


Artikel ini bertemakan Mendefinisikan Perguruan Tinggi Idaman yang diikutsertakan dalam Lomba Blog UII yang diadakan oleh Universitas Islam Indonesia sebagai salah satu Perguruan Tinggi Terbaik dan Perguruan Tinggi Favorit Indonesia.

Read More »»

Video Eksperimen Asyik: Membelokkan Cahaya

Pada postingan hari ini, budakfisika akan menampilkan sebuah video bagaimana membuat cahaya bisa berbelok mengikuti aliran. Alat dan bahan yang dibutuhkan sangat sederhana yaitu botol mineral kosong, air, dan sumber cahaya monokromatik (bisa dibeli di toko-toko terdekat kesayangan anda). Okelah kalo begitu, mari kita langsung saja menuju TKP.



Menarik bukan, cahaya yang seharusnya sifatnya bergerak lurus bisa berbelok tanpa dipantulkan (refraksi) atau melewati celah kecil (difraksi). Ada yang tahu kenapa??

Read More »»

Video Membuat Lampu Lava Sederhana

Menanggapi banyaknya kebingungan para pembaca tentang percobaan fisika asyik: lampu lava sederhana pada postingan sebelumnya, maka pada episode kali ini akan saya tampilkan dengan video pembuatannya.

Pada percobaan kali ini, garam sebagai salah satu bahannya diganti dengan baking soda agar fenomenanya lebih terlihat. Bagaimana kisah selanjutnya kita langsung saja menuju ke TKP.



Semoga para pemirsa semua puas dan saya sangat mengharapkan kritik dan saran ataupun keluhan. Insya Alloh akan saya tanggapi secepatnya jika waktu mengizinkan. Terima kasih. Salam Hangat Fisika!!

Read More »»

Physics Hypertextbook (Graphs)

Berikut ini adalah link yang dapat langsung membawa anda ke materi fisika tentang melakukan pemindahan data kedalam grafik berbahasa inggris dari physics hypertextbook:
  1. Graphical Representation of Data
  2. Linear Regression
  3. Curve Fitting
  4. Calculus

Read More »»

Physics Hypertextbook (Measurement)

Berikut ini adalah link yang dapat langsung membawa anda ke materi fisika tentang pengukuran berbahasa inggris dari physics hypertextbook:
  1. Significant Digits
  2. Orders of Magnitude

Read More »»

Physics Hypertextbook (Units)

Berikut ini adalah link yang dapat langsung membawa anda ke materi fisika tentang besaran dan satuan berbahasa inggris dari physics hypertextbook:
  1. International System of Units
  2. Gaussian System of Units
  3. British-American System of Units
  4. Miscellaneous Units
  5. Time
  6. Unit Conversion

Read More »»

Physics Hypertextbook (Particle Physics)

Berikut ini adalah link yang dapat langsung membawa anda ke materi fisika tentang fisika partikel berbahasa inggris dari physics hypertextbook:
  1. Quantum Electrodynamics
  2. Quantum Chromodynamics
  3. Quantum Flavordynamics
  4. The Standard Model
  5. Beyond the Standard Model

Read More »»

Physics Hypertextbook (Nuclear Physics)

Berikut ini adalah link yang dapat langsung membawa anda ke materi fisika tentang fisika nuklir berbahasa inggris dari physics hypertextbook:
  1. Isotopes
  2. Radioactive Decay
  3. Half Life
  4. Binding Energy
  5. Fission
  6. Fusion
  7. Nucleosynthesis
  8. Nuclear Weapons
  9. Radiobiology

Read More »»

Physics Hypertextbook (Wave Mechanics)

Berikut ini adalah link yang dapat langsung membawa anda ke materi fisika tentang mekanika gelombang berbahasa inggris dari physics hypertextbook:
  1. Matter Waves
  2. Atomic Models
  3. Semiconductors
  4. Condensed Matter

Read More »»

Physics Hypertextbook (Quanta)

Berikut ini adalah link yang dapat langsung membawa anda ke materi fisika tentang kuanta berbahasa inggris dari physics hypertextbook:
  1. Blackbody Radiation
  2. Photoelectric Effect
  3. X-Rays
  4. Antimatter

Read More »»

Physics Hypertextbook (Relativity)

Berikut ini adalah link yang dapat langsung membawa anda ke materi fisika tentang relativitas berbahasa inggris dari physics hypertextbook:
  1. Space-Time
  2. Mass-Energy
  3. General Relativity

Read More »»

Physics Hypertextbook (Electromagnetic Waves)

Berikut ini adalah link yang dapat langsung membawa anda ke materi fisika tentang gelombang elektromagnetik berbahasa inggris dari physics hypertextbook:
  1. Maxwell's Equations
  2. Electromagnetic Waves
  3. Electromagnetic Spectrum

Read More »»

 

Sponsored by

Foreign Physics Site