Berbagi Ilmu Fisika

Blog Archive

Text

Membuat Termometer Sederhana

Kalian udah pada tau yang namanya termometer kan? Yup, termometer adalah alat untuk mengukur suhu. Biasanya termometer terdapat di rumah sakit atau di laboratorium, tetapi kalian bisa buat termometer sendiri dari bahan-bahan yang ada di sekitar rumah. Penasaran? ayo kita bikin yuk.

Alat dan bahan yang diperlukan:
  1. Air atau alkohol
  2. Pewarna
  3. Botol
  4. Sedotan 
  5. Malam atau tanah liat

Langkah-langkah pembuatan:
  1. Tuangkan sedikit air yang diberi warna ke dalam botol.
  2. Masukkan sedotan minuman hingga menyentuh permukaan air dalam botol.
  3. Tutup dengan rapat-rapat sekeliling ujung lubang leher botol dengan tanah liat sehingga tidak ada udara yang bisa masuk.
  4. Gosok dengan tangan botol tersebut dan jika diperhatikan baik-baik air dalam sedotan akan mulai naik.


Apa yang terjadi?
Ketika kita menggosok-gosok botol tersebut dengan tangan, udara yang tertutup dalam botol memuai karena gaya gesekan antara tangan dan botol. Molekul-molekul bertabrakan makin cepat dan lebih keras. Udara menekan permukaan air dan air naik ke dalam pipa sedotan, sehingga kedudukan permukaan air dalam pipa sedotan menunjukkan derajat panas. Dalam termometer biasa yang memuai adalah raksa yang berada dalam pipa kapiler.


Read More »»

Bamboomedia E-Learning SMP Biologi


Kode Produk: BMG-124 
Produk: E-Learning SMP Biologi  
Kategori: Bamboomedia BMGames
Harga: Rp. 55.000
Diskon 15% dengan memasukkan kode Voucher 796569



e-Learning adalah Solusi praktis untuk percepatan Pembelajaran di era digital. Software mampu memberikan efektivitas dan interaktivitas untuk Pembelajaran yang bermutu, mudah serta menyenangkan. Dan yang terpenting, bisa diulangi kapan saja, memilih waktu terbaik untuk belajar, serta menghormati Gaya Belajar kita. “Milikilah segera dan bergabung dalam masyarakat modern dengan Pembelajaran e-Learning”.

Materi:
  • Pengukuran (Mikroskop)
  • Ciri-ciri Mahluk Hidup
  • Komponen Ekosistem, Struktur dan Fungsi Tubuh
  • Fotosintesis
  • Sistem Gerak
  • Sistem Pencernaan
  • Pernafasan
  • Transportasi
  • Ekskresi
  • Syaraf dan Indera
  • Pertumbuhan dan Perkembangan
  • Reproduksi
  • Pewarisan Sifat
  • Pengenalan Bioteknologi
Spesifikasi Komputer:
Prosesor min.600MHz, RAM min 256 Mbyte, Resolusi 1024 x 768, CD-ROM min 24x, VGA min 16 bit, Sound Card, Speaker, Min Windows 98.
Software : Windows XP, Vista

Tingkat Keterampilan: Tingkat Pemula, Tingkat Menengah


Read More »»

Sumber Listrik Alami: Baterai Buah

Wah ada-ada aja nih yang punya blog, masa buah dijadiin baterai dimana-mana enaknya juga dibikin rujak pasti seger. Believe it or not kita dapat menyalakan sebuah lampu kecil dengan menggunakan buah. Kalo begitu mari kita langsung buat saja.

Alat dan bahan yang dibutuhkan:
  1. Kentang (disini kita pakai kentang, tapi kalian menggunakan lemon atau buah lainnya jika tertarik)
  2. Lampu LED (atau lampu bohlam kecil juga bisa)
  3. Kabel
  4. Penjepit buaya
  5. Lempengan tembaga
  6. Lempengan seng
  7. Untuk pengganti tembaga dan seng ini dapat digunakan isi dalam baterai yang biasanya berwarna hitam
Langkah-langkah:
  1. Tusukkan lempengan tembaga dan seng ke dalam kawat mentah.
  2. Jepitkan kabel kepada lempengan tersebut dan hubungkan dengan lampu.
  3. Lihat nyala lampu yang terjadi.
  4. Jika nyala lampu belum kelihatan, maka tambah kentang tersebut  agar arus listrik yang dihasilkan bertambah besar (lihat pada gambar).

Apa yang terjadi?
Lampu tersebut dapat menyala karena adanya arus listrik yang mengalir. Seperti halnya baterai lampu senter, kentang dan lempengan-lempengan itu pun menghasilkan arus listrik walaupun sangat lemah. Getah kentang mempengaruhi logam-logam itu secara kimiawi layaknya larutan elektrolit dalam aki. Oleh akren aitu, susunan seperti ini disebur elemen galvani, karena yang pertama kali mengamati proses ini dalam eksperimen ialah seorang dokter Itali bernama Galvani.


Read More »»

Menciptakan Suasana Kelas Dengan Serius Tapi Santai

Profesi Guru
Rekan-rekan semuanya khususnya para guru-guru seluruh indonesia. Tak bisa di pungkiri bahwa profesi sebagai guru bukanlah sebuah pekerjaan yang mudah. Sangat diragukan keseriusanya berprofesi sebagai guru apabila seorang guru itu memiliki banyak waktu luang untuk bersantai ria dan bermain-main. bahkan apabila kita sedikit melihat apa yan dimaksud dengan profesi guru didalam Undang-Undang Guru dan Dosen betapa sangatlah berat untuk menjadi seorang guru itu. Banyak sekali tantangan yang harus dihadapi, salah satu yang paling penting adalah performance guru di kelas. Bagaimana seorang guru dapat menguasai keadaan kelas sehingga tercipta suasana belajar yang menyenangkan. Pada dasarnya guru adalah seorang pendidik. Pendidik adalah orang dewasa dengan segala kemampuannya berusaha untuk mengubah psikis dan pola pikir anak didiknya dari tidak tahu menjadi tahu dan mendewasakan anak didiknya agar dapat mencermati segala fenomena atau persoalan yang ada dengan analisis keilmuannya. Pendidik atau guru memiliki tanggung jawab yang tidak begitu ringan dalam dunia pendidikan ini. Karena itulah, pendidik atau guru berjuang dengan semangat tinggi dan etos kerja yang optimal untuk mewujudkan hasil final yang diinginkan dari tanggung jawab tugasnya agar dapat terlaksana dengan baik.

Guru Sebagai Pendidik
Sebenarnya apa hasil final dari tanggung jawab tugas pendidik atau guru itu? Jawabannya adalah mengantarkan anak didiknya menjadi orang yang berhasil dan sukses dalam keilmuannya serta anak didiknya mampu mengaplikasikan keilmuan yang diberikan padanya dalam masyarakat dan negaranya demi sebuah kemajuan diri. Untuk mencapai tujuan itu, seorang pendidik atau guru tidak cukup hanya dibekali dengan keilmuan akademik saja, maksudnya pintar di bidang kajian keilmuannya saja, tetapi lebih dari itu pendidik atau guru juga harus dibekali keilmuan lain seperti keilmuan dalam metode dan teknik mengajar yang baik, terutama metode dan teknik menguasai situasi kelas dalam proses belajar mengajar. Karena itu bila saja pendidik atau guru tidak mampu menguasai situasi kelas maka otomatis pendidik atau guru tersebut tidak mampu mentransferkan ilmu pengetahuannya secara maksimal kepada anak didiknya. Dikarenakan anak didiknya tidak benar-benar memperhatikan apa yang diberikannya itu. Oleh karena itulah, pendidik atau guru harus mampu menguasai situasi kelas sedini mungkin agar dalam pentransferan ilmu pengetahuan itu dapat diterima anak didiknya dengan baik dan lancar. Dari itulah menguasai situasi kelas bagi guru sangatlah penting.
Untuk dapat menguasai situasi kelas yang baik bukanlah suatu hal yang mudah bagi seorang guru. Perlu berbagai cara dan metode yang harus dilaksanakan. Bahkan ada yang telah menggunakan metode Personal Communication sampai Team Communication. Tetapi ada juga yang menggunakan metode Personal Approach, yaitu metode yang mengadakan pendektan diri pada anak didiknya melalui sikap interaksi langsung antarindividu dan mereka juga harus mengevaluasi dirinya untuk melakukan aktivitas yang sesuai dengan apa yang diinginkan anak didiknya. Hal itu akan berjalan baik tergantung pada interaksi yang dilakukannya.

Namun ada satu metode sederhana yang bisa dilakukan pendidik atau guru dalam menguasai situasi kelas, yaitu Metode Tiga S. Metode Tiga S meliputi:
  1. S pertama berarti Serius. Seorang pendidik atau guru harus mampu menciptakan gaya atau suasana dalam ruangan kelas belajarnya yang dapat menimbulkan perhatian anak didiknya untuk serius memperhatikan dan menerima pelajaran yang disampaikannya secara baik. Keseriusan disini bukanlah membuat anak didiknya tegang dan bertambah ribut, seperti takut melihat wajah gurunya. Tetapi keseriusan di sini membuat anak didiknya energik dan bersemangat. Karena itu, semampunya guru harus menciptakan suasana belajar yang nyaman, segar, mengenakkan, dan fresh untuk anak didiknya dalam proses belajar mengajar dengan tidak mengabaikan keseriusan itu. Suasana belajar seperti itu bisa diciptakan oleh guru dengan sikapnya seperti perhatian terhadap setiap anak didiknya, murah senyum yang menunjukkan keramahannya, tidak mudah marah, menghormati anak didiknya, menghargai setiap anak didiknya, sabar, dan bersuara lemah lembut dan berirama yang teratur dalam menyampaikan materi pelajaran yang merupakan modal utama yang mahal untuk kesuksesan dalam pentransferan ilmu pengetahuan kepada anak didiknya. Selain itu guru harus mampu menghindarkan dirinya dari hal-hal berikut ini yang menyebabkan keharmonisan situasi kelas menjadi terganggu. Hal-hal tersebut yaitu, guru mudah marah atau lekas marah, suka membentak-bentak, suka menghina atau mencerca anak didiknya, mengatakannya bodoh selalu, merendahkan martabat diri anak didiknya, mengkritik anak didiknya terlalu berlebihan melebihi batas standar norma yang berlaku dalam pembelajaran dan guru suka sekali membeberkan kesalahan-kesalahan anak didiknya melampaui batas. Ha-hal yang baik-baik harus betul-betul disadari oleh guru dan guru tersebut dapat menerapkannya serta terus berusaha menghindari hal-hal jelek tersebut dalam pembelajaran demi menciptakan situasi kelas yang akan disenangi anak didiknya. Hal-hal yang tersebut di atas merupakan cerminan dari kepribadian guru yang matang dalam pembelajaran dan tidak ruginya kalau guru memilikinya.
  2. S kedua yang berarti Santai. Santai di sini bukanlah berarti guru memberikan kebebasan pada anak didiknya untuk melakukan kegiatan dalam proses belajar mengajar sesantai-santainya sehingga melupakan tujuan yang telah dirumuskan atau melanggar batas norma yang telah ditetapkan. Bukan berarti guru memberikan kebebasan pada anak didiknya untuk melanggar hak asasi manusia. Bukan itu. Santai di sini maksudnya adalah guru mampu membuat anak didiknya menjadi santai dan rileks, tidak takut dan tegang dalam menerima pelajaran yang disampaikan guru tersebut. Hal itu bisa ditunjukkan oleh seorang guru kepada anak didiknya dengan menunjukkan gaya yang tidak mengekang, tetapi dengan gaya guru yang santai dan bersahaja, bersahabat, interaktif, simpatik, dan komunikatif. Bisa juga santai di sini berarti guru harus mampu menyelingi kegiatan belajar mengajarnya dengan seloroh atau humor (sense of humor). Humor ini bisa diciptakan seorang guru lewat permainan kata-kata atau kata plesetan, dan dari gerak tubuh guru yang menciptakan kelucuan. Menciptakan humor tidak semua guru mampu melakukannnya. Tetapi kalau guru mau mencoba, bisa saja humor tersebut dimilikinya. Bisa dia belajar melalui buku-buku humor atau belajar sendiri menciptakan humor dan bisa melalui teman sejawat. Menciptakan humor bagi seorang guru dalam menyelingi pelajaran yang disampaikan sangatlah perlu. Karena humor dapat dimanfaatkan sebagai penetralisasi ketegangan urat syaraf berpikir anak didiknya menjadi segar dan normal seperti sediakala. Jika urat syaraf berpikir anak didiknya normal, segar, dan fresh maka akan terciptalah keinginan anak didiknya yang bersemangat dalam menerima pelajaran yang disampaikan guru tersebut.
  3. S yang ketiga berarti Selesai. Rentetan ini adalah rentetan terakhir dari Metode Tiga S yang sederhana ini. Sebagaimana kita ketahui bahwa dalam pentransferan ilmu pengetahuan yang dilakukan guru dalam proses belajar mengajar akan menuju pada suatu stasiun pencapaian terakhirnya, yaitu selesai. Selesai di sini merupakan hasil yang harus diperoleh dari proses belajar mengajar yang dilakukannya. Tentu hasil belajar mengajar ini diperolehnya sesuai dengan apa yang diinginkan atau diharapkan oleh tujuan pembelajaran yang disampaikan oleh guru tersebut.
Metode Tiga S ini memiliki proses penerapannya secara berkesinambungan antara bagian yang satu dengan bagiannya yang lain. Mereka itu saling berkaitan dengan tidak bisa dipisah-pisahkan antara satu dengan yang lainnya. Maka dari itu sekiranya ada guru yang ingin menerapkan Metode Tiga S dalam lingkungan belajar mengajar demi menciptakan situasi kelas yang nyaman untuk anak didiknya maka guru itu harus mampu menerapkan Metode Tiga S secara berurutan dari awal sampai akhirnya dan jangan sampai menghilangkan salah satu bagian komponen Metode Tiga S itu. Di samping itu, dengan adanya Metode Tiga S yang sederhana ini mudah-mudahan dapat membuka cakrawala berpikir guru agar lebih giat dan aktif untuk mencari dan menemukan metode dan teknik menguasai situasi kelas yang lebih baik dari Metode Tiga S ini demi sebuah tujuan, yaitu memajukan pendidikan yang lebih baik di masa yang akan datang.

Read More »»

Animasi Flash Physclips Volume 3: Electricity and Magnetism

Animasi-animasi flash fisika ini berasal dari Physclips UNSW School of Physics Sydney, Australia. Para guru atau siswa dapat mendownload dan menggunakannya untuk kepentingan pembelajaran. Silahkan jangan malu-malu, just download it! Tapi bagi sahabat yang ingin memperoleh kumpulan animasi ini berikut animasi lainnya dengan segera dapat memesan paket CD animasi klik disini.

Volume 3 : Electricity and Magnetism
  1. Chapter 1. Electric motors and generators | Download
  2. Chapter 2. Homopolar motors and generators | Download
  3. Chapter 3. AC circuits | Download
    Read More »»

    Video Fisika: Eureka! Episode 20 - Measuring Temperature

    Suhu menunjukkan derajat panas benda. Mudahnya, semakin tinggi suhu suatu benda, semakin panas benda tersebut. Secara mikroskopis, suhu menunjukkan energi yang dimiliki oleh suatu benda. Setiap atom dalam suatu benda masing-masing bergerak, baik itu dalam bentuk perpindahan maupun gerakan di tempat berupa getaran. Makin tingginya energi atom-atom penyusun benda, makin tinggi suhu benda tersebut. Suhu juga disebut temperatur yang diukur dengan alat termometer. Empat macam termometer yang paling dikenal adalah Celsius, Reumur, Fahrenheit dan Kelvin. Perbandingan antara satu jenis termometer dengan termometer lainnya mengikuti:
    C : R : (F-32) = 5 : 4 : 9 dan K = C + 273

    Dalam video berikut dapat kita lihat bagaimana cara mengukur temperatur atau suhu Eureka! telah mengemas konsep fisika ini dalam bentuk animasi kartun yang menarik.




    Postingan ini berisi video pembelajaran fisika yang seru dan menarik. Untuk download, sahabat harus mendownloadnya langsung ke youtube. Atau jika kesulitan untuk mendownloadnya, budakfisika menyediakan layanan pesanan paket CD video Fisika. klik disini.


    Read More »»

    Bamboomedia E-Learning SD Matematika

    Kode Produk: BMG-123 
    Produk: E-Learning SD Matematika  
    Kategori: Bamboomedia BMGames 
    Harga: Rp. 49.000
    Diskon 15% dengan memasukkan kode Voucher 796569



    e-Learning adalah solusi praktis untuk percepatan pembelajaran di era digital. Software mampu memberikan efektivitas dan interaktivitas untuk pembelajaran yang bermutu, mudah serta menyenangkan. Dan yang terpenting, bisa diulangi kapan saja, memilih waktu terbaik untuk belajar, serta menghormati gaya belajar kita. “Milikilah segera dan bergabung dalam masyarakat modern dengan Pembelajaran e-Learning”.

    Materi:
    • Bilangan (Pola Bilangan)
    • Aljabar (Pengertian, aturan dan contoh-contoh Aljabar)
    • Geometri (Dimensi Dua, Dimensi Tiga)
    • Pengolahan Data (Grafik)
    • Pengukuran (Pengukuran Waktu)
    Spesifikasi Komputer:
    Prosesor min.600MHz, RAM min 256 Mbyte, Resolusi 1024 x 768, CD-ROM min 24x, VGA min 16 bit, Sound Card, Speaker, Min Windows 98.
    Software : Windows XP, Vista

    Tingkat Keterampilan: Tingkat Pemula, Tingkat Menengah

    Read More »»

    Animasi Flash Physclips Volume 2: Waves and Sound

    Animasi-animasi flash fisika ini berasal dari Physclips UNSW School of Physics Sydney, Australia. Para guru atau siswa dapat mendownload dan menggunakannya untuk kepentingan pembelajaran. Silahkan jangan malu-malu, just download it! Tapi bagi sahabat yang ingin memperoleh kumpulan animasi ini berikut animasi lainnya dengan segera dapat memesan paket CD animasi klik disini.

    Volume 2 : Waves and Sound
    1. Chapter 1. Oscillations | Download
    2. Chapter 2. Travelling Waves I | Download
    3. Chapter 3. Travelling Waves II | Download
    4. Chapter 4. The Doppler Effect | Download


      Read More »»

      Video Fisika: Eureka! Episode 19 - Expansion and Contraction

      Pemuaian panas adalah perubahan suatu benda yang bisa menjadi bertambah panjang, lebar, luas, atau berubah volumenya karena terkena panas (kalor). Pemuaian tiap-tiap benda akan berbeda, tergantung pada suhu di sekitar dan koefisien muai atau daya muai dari benda tersebut.

      Dalam video berikut dapat kita lihat bagaimana proses pemuaian zat ini. Eureka! telah mengemas konsep fisika ini dalam bentuk animasi kartun yang menarik.


      Postingan ini berisi video pembelajaran fisika yang seru dan menarik. Untuk download, sahabat harus mendownloadnya langsung ke youtube. Atau jika kesulitan untuk mendownloadnya, budakfisika menyediakan layanan pesanan paket CD video Fisika. klik disini.


      Read More »»

      Bamboomedia E-Learning SMA Matematika

      Kode Produk: BMG-133 
      Produk: E-Learning SMA Matematika  
      Kategori: Bamboomedia BMGames 
      Harga: Rp. 49.000
      Pesan Klik Disini
      Diskon 15% dengan memasukkan kode Voucher 796569
       



      e-Learning adalah solusi praktis untuk percepatan Pembelajaran di era digital.software mampu memberikan efectifitas dan interaktifitas untuk pembelajaran yang bermutu, mudah serta menyenangkan dan yang terpenting, bisa diulangi kapan saja memilih waktu terbaik untuk belajar, serta menghormati gaya belajar kita. "Milikilah segera dan bergabung dalam masyarakat modern dengan pembelajaran e-learning"

      Materi:
      • Dimensi Tiga: Ruang Dimensi Tiga
      • Persamaan dan Pertidaksamaan: Persamaan Kuadrat dan Fungsi Kuadrat
      • Sistem Persamaan Linear dan Kuadrat, Pertidaksamaan
      • Logika Matematika: Logika Matematika
      • Trigonometri: Perbandingan dan Fungsi Trigonometri
      Spesifikasi Komputer:
      Prosesor min.600MHz, RAM min 256 Mbyte, Resolusi 1024 x 768, CD-ROM min 24x, VGA min 16 bit, Sound Card, Speaker, Min Windows 98
      Software : Windows XP, Vista

      Tingkat Keterampilan: Tingkat Pemula, Tingkat Menengah
       
      Read More »»

      Animasi Flash Physclips Volume 1: Mechanics

      Animasi-animasi flash fisika ini berasal dari Physclips UNSW School of Physics Sydney, Australia. Para guru atau siswa dapat mendownload dan menggunakannya untuk kepentingan pembelajaran. Silahkan jangan malu-malu, just download it! Tapi bagi sahabat yang ingin memperoleh kumpulan animasi ini berikut animasi lainnya dengan segera dapat memesan paket CD animasi klik disini.

      Volume 1 : Mechanics
      1. Chapter 1. Constant Acceleration | Download
      2. Chapter 2. Projectiles | Download
      3. Chapter 3. Circular Motion | Download
      4. Chapter 4. Simple Harmonic Motion | Download
      5. Chapter 5. Newton's Laws | Download
      6. Chapter 6. Weight and Contact Forces | Download
      7. Chapter 7. Energy and Power | Download
      8. Chapter 8. Centre of Mass | Download
      9. Chapter 9. Momentum | Download
      10. Chapter 10. Rotation | Download
      11. Chapter 11. Gravity | Download

        Read More »»

        Video Fisika: Eureka! Episode 18 - Evaporation and Condensation

        Perubahan wujud zat digolongkan menjadi enam peristiwa sebagai berikut:
        1. Membeku; Peristiwa perubahan wujud dari cair menjadi padat
        2. Mencair; Peristiwa perubahan wujud zat dari padat menjadi cair
        3. Menguap; Peristiwa perubahan wujud dari cair menjadi gas
        4. Mengembun; Peristiwa perubahan wujud dari gas menjadi cair
        5. Menyublim; Peristiwa perubahan wujud dari padat menjadi gas
        6. Mengkristal; Peristiwa perubahan wujud dari gas menjadi padat
        Dalam video berikut dapat kita lihat apa atau bagaimana peristiwa dari perubahan wujud benda yaitu menguap dan mengembun. Eureka! telah mengemas konsep fisika ini dalam bentuk animasi kartun yang menarik.


        Postingan ini berisi video pembelajaran fisika yang seru dan menarik. Untuk download, sahabat harus mendownloadnya langsung ke youtube. Atau jika kesulitan untuk mendownloadnya, budakfisika menyediakan layanan pesanan paket CD video Fisika. klik disini.


        Read More »»

        Bamboomedia E-Learning SMP Matematika

        Kode Produk : BMG-126 
        Produk : E-Learning SMP Matematika  
        Kategori : Bamboomedia BMGames 
        Harga : Rp. 55.000
        Pesan Klik Disini
        Diskon 15% dengan memasukkan kode Voucher 796569 




        e-Learning adalah Solusi praktis untuk percepatan Pembelajaran di era digital. Software mampu memberikan efektivitas dan interaktivitas untuk Pembelajaran yang bermutu, mudah serta menyenangkan. Dan yang terpenting, bisa diulangi kapan saja, memilih waktu terbaik untuk belajar, serta menghormati Gaya Belajar kita. “Milikilah segera dan bergabung dalam masyarakat modern dengan Pembelajaran e-Learning”.

        Materi:
        • Bilangan Bulat
        • Pola Bilangan
        • Pangkat Tak Sebenarnya
        • Logaritma
        • Skala
        • Perbandingan
        • Statistika dan Peluang
        • Aljabar dan Aritmatika
        • Persamaan dan Pertidaksamaan
        • Himpunan
        • Relasi dan Fungsi
        • Persamaan Garis Lurus
        • Dalil Phytagoras
        • Garis-garis Segitiga
        • Garis dan Sudut
        • Segitiga dan Segiempat
        • Lingkaran, Garis Singgung Lingkaran
        • Bangun Ruang dan Sisi Lengkung
        • Kubus dan Balok
        Spesifikasi Komputer:
        Prosesor min.600MHz, RAM min 256 Mbyte, Resolusi 1024 x 768, CD-ROM min 24x, VGA min 16 bit, Sound Card, Speaker, Min Windows 98.
        Software : Windows XP, Vista

        Tingkat Keterampilan: Tingkat Pemula, Tingkat Menengah
         
        Read More »»

        Video Fisika: Eureka! Episode 17 - Molecules in Liquid

        zat cair adalah zat yang mempunyai volume tetap, tetapi bentuknya selalu berubah-ubah mengikuti tempatnya. Dilihat dari susunan molekul dan ikatan antarmolekulnya zat cair mempunyai susunan molekul yang kurang teratur dan jarak antarmolekulnya yang agak renggang sehingga gaya tarik menarik antarmolekulnya relatif lebih rendah dibandingkan dengan zat padat. Contoh zat cair antara lain air sirop, air teh, dan air mineral.

        Dalam video berikut dapat kita lihat apa atau bagaimana molekul-molekul dalam zat cair. Eureka! telah mengemas konsep fisika ini dalam bentuk animasi kartun yang menarik.




        Postingan ini berisi video pembelajaran fisika yang seru dan menarik. Untuk download, sahabat harus mendownloadnya langsung ke youtube. Atau jika kesulitan untuk mendownloadnya, budakfisika menyediakan layanan pesanan paket CD video Fisika. klik disini.


        Read More »»

        Animasi Flash Fisika Online

        Ada lagi nih animasi keren untuk para pencinta fisika, lengkap deh pokoknya dimulai dari fisika klasik sampai fisika modern. Apalagi animasi flash ini berbasis fenomena nyata, sumber saya ambil dari Levent Sakar. Ayo kita lihat dan pelajari yuk. Tapi bagi sahabat yang ingin memperoleh kumpulan animasi ini berikut animasi lainnya dengan segera dapat memesan paket CD animasi klik disini.

        Watch and Learn
        1. Lesson 01: Motion in One Dimension 
        2. Lesson 02: Motion in Two Dimensions 
        3. Lesson 03: Newton's First Law 
        4. Lesson 04: Newton's Second Law 
        5. Lesson 05: Newton's Third Law 
        6. Lesson 06: Applications of Newton's Laws 
        7. Lesson 07: Work and Work-Energy Theorem 
        8. Lesson 08: Conservative Forces and Potential energy 
        9. Lesson 09: Conservation of Energy 
        10. Lesson 10: Power 
        11. Lesson 11: Center of Mass 
        12. Lesson 12: Impulse and Momentum 
        13. Lesson 13: Conservation of Linear Momentum 
        14. Lesson 14: Uniform Circular Motion 
        15. Lesson 15: Angular Momentum 
        16. Lesson 16: Torque and Rotational Statics 
        17. Lesson 17: Rotational Kinematics and Dynamics 
        18. Lesson 18: Simple Harmonic Motion 
        19. Lesson 19: Mass on a Spring 
        20. Lesson 20: Pendulum and Other Oscillations 
        21. Lesson 21: Hydrostatic Pressure 
        22. Lesson 22: Newton's Law of Gravity 
        23. Lesson 23: Buoyancy 
        24. Lesson 24: Orbits of Planets and Satellites 
        25. Lesson 25: Fluid Flow Continuity 
        26. Lesson 26: Electric Charges and Coulomb's Law 
        27. Lesson 27: Bernoulli's Equation 
        28. Lesson 28: Electric Fields 
        29. Lesson 29: Mechanical Equivalent of Heat 
        30. Lesson 30: Electric Potential 
        31. Lesson 31: Specific and Latent Heat
        32. Lesson 32: Gauss’s Law 
        33. Lesson 33: Heat Transfer and Thermal Expansion 
        34. Lesson 34: Electrostatics with Conductors 
        35. Lesson 35: Ideal Gases 
        36. Lesson 36: Capacitors 
        37. Lesson 37: Laws of Thermodynamics 
        38. Lesson 38: Dielectrics 
        39. Lesson 39: Current, Resistance, Power 
        40. Lesson 40: DC Circuits with Batteries and Resistors 
        41. Lesson 41: Capacitors in Circuits 
        42. Lesson 42: Forces on Moving Charges 
        43. Lesson 43: Forces on Current-carrying Wires in Magnetic Fields 
        44. Lesson 44: Fields of Long, Current-carrying Wires 
        45. Lesson 45: Biot-Savart and Ampere’s Law 
        46. Lesson 46: Electromagnetic Induction 
        47. Lesson 47: Inductance 
        48. Lesson 48: Maxwell’s Equations 
        49. Lesson 49: Wave Basics 
        50. Lesson 50: Properties of Traveling Waves 
        51. Lesson 51: Properties of Standing Waves 
        52. Lesson 52: Sound Waves and Doppler Shift 
        53. Lesson 53: Interference and Diffraction 
        54. Lesson 54: Dispersion of Light and the EM spectrum 
        55. Lesson 55: Reflection and Refraction 
        56. Lesson 56: Mirrors 
        57. Lesson 57: Lenses 
        58. Lesson 58: Photons and the Photoelectric Effect 
        59. Lesson 59: Atomic Energy Levels 
        60. Lesson 60: Wave-particle Duality 
        61. Lesson 61: Nuclear Reactions 
        62. Lesson 62: Mass-Energy Equivalence

        Read More »»

         

        Sponsored by

        Foreign Physics Site